Dermaga Pelabuhan Waingapu, NTT akan diperpanjang oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) | Istimewa |
Menhub, Budi Karya mengatakan, Pelindo III akan
mengelola Pelabuhan Waingapu selama 30 tahun. Adapun, Kemenhub melalui Kantor
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Waingapu bertindak sebagai
regulator dan memastikan faktor keselamatan pada sektor laut di Waingapu,
Sumba, NTT.
"Jangan lagi di sini satu sampai tiga hari,
kita maunya setengah hari selesai dan banyak kapal-kapal yang datang ke sini.
Untuk itu Pelindo harus menginvestasi alat crane sehingga kapasitasnya lebih
banyak dan lebih cepat," kata Budi Karya melalui keterangan tertulis, Rabu
(13/9), seperti dilansir beritasatu.com.
Menhub Budi Karya menambahkan, perpanjangan dermaga
ini juga dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) pada sejumlah sektor transportasi.
"APBN itu semakin ketat, kami ingin anggaran
APBN ini juga diperuntukan daerah-daerah terluar, terdepan dan daerah-daerah
yang strategis. Pelabuhan Waingapu kami kerja samakan kepada swasta dalam hal
ini PT Pelindo III,” lanjut Menhub Budi Karya, seperti dikutip jpnn.com.
Untuk diketahui, Pelabuhan Waingapu saat ini
memiliki dua dermaga, terdiri dari Dermaga Nusantara II dan Dermaga Pelra II.
Dermaga Nusantara II berukuran 120 m x 12 m. Dermaga ini dilengkapi dengan trestle
seluas 80 m x 10 m dan lapangan penumpukan peti kemas seluas 88 m x 21 m.
Sementara itu, Dermaga Pelra II memiliki luas 70 m x
10 m yang dilengkapi tiga lapangan penumpukan. Lapangan penumpukan pertama
seluas 100 m x 63 m, lapangan penumpukan kedua seluas 27 m x 18 m, lapangan
penumpukan ketiga seluas 44 m x 18 m. Dermaga Pelra juga dilengkapi fasilitas
gudang seluas 30 m x 18 m. (*)